‘Konser’ Tokopedia Memecah Jogja


IMG_20151031_091016
Conv. hall Hotel Santika Jogja tempat gelaran roadshow Tokopedia.

Pukul 09.00 Wib registrasi dibuka. Pukul 09.00 itu pula antrean registrasi sudah mengular. Meski 6 meja registrasi yang disediakan, tetap saja harus kewalahan. Animo calon entrepreuner di Jogja ini rupanya cukup melimpah. Maka wajar saja, jika Tokopedia memilih Kota Jogjakarta untuk road show-nya yang ke-3. Harapan yang akhirnya melebihi perkiraan mungkin. Sebagaimana diungkapkan oleh Siti Fauziah (Puji), PR Executive Tokopedia.

Convention Hall Hotel Santika Jogjakarta menjadi saksi pagi itu (30/10). Hampir seribuan peserta yang luber sampai di luar arena. Bersemangat dan bergembira saat mengikuti talk show dengan tema “Ciptakan Peluangmu”. Setelah sukses menggelar di dua kota sebelumnya, Jakarta dan Solo, Yogyakarta berhasil ‘digoyang’. Bak konser Bon Jovi, para peserta talk show sampai rela duduk lesehan di depan panggung. Ini menjadi ‘sesuatu banget’ tentu saja.

Alit yang ngemsinya sungguh amit-amit jabang bayi.
Alit yang ngemsinya sungguh amit-amit jabang bayi.

Tak pelak, MC acara, Alit ‘Jabang Bayi’ membully habis-habisan peserta yang lesehan di depan. ‘Sudah ke Tokopedia Belum?‘ menjadi jargon acara yang tak pernah dilontarkan oleh Alit dan Soleh Solihun yang menjadi salah satu nara sumber. Disamping ada dua nara sumber lainnya yaitu Deddy Irawan, the inspiring seller dan Leontinus Alpha Edison, co-founder Tokopedia. 3 nara sumber tersebut begitu membuat suasana hidup dengan kisah-kisah inspiratifnya.

Dari arah kiri Denny, Leo, Soleh, dan Alit MC.
Dari arah kiri Denny, Leo, Soleh, dan Alit MC.

Kisah inspiratif dari Mas Leo tentu saja menjadi batu lompatan pertama. Bagaimana beliau melihat kesedihan seorang sahabat perempuannya. Gagal memperoleh pesanan yang bernilai ratusan juta dari Amerika tentu bukan masalah yang kecil. Berangkat dari kejadian tersebut, bersama dengan William sahabatnya sesama programer berusaha untuk mencari solusi belanja onlen yang lebih baik. Bagaiamana penjual dan pembeli sama-sama bisa terbantu.

Maka di tahun 2009 dirintislah Tokopedia, tepatnya 17 Agustus 2009. Perjuangan dua anak muda Indonesia ini bukanlah perjuangan yang mudah. Proses jatuh bangun hingga belum ‘mendapatkan untung’ di tahun 2014. Bukan proses yang mudah memang untuk mengenalkan aplikasi jual beli onlen ini ke masyarakat. Proses untuk memperoleh pengakuan dan kepercayaan adalah sebuah harga mahal yang harus dibeli.

Denny (inspiring seller) dan Leo (kanan), co-founder Tokopedia.
Denny (inspiring seller) dan Leo (kanan), co-founder Tokopedia.

Namun prinsip “Lakukan sesuatu karena kecintaan” perlahan tapi pasti, mulai memetik kisah suksesnya. Kisah sukses terutama dialami oleh para pengguna jasanya. Termasuk kisah yang luar biasa dari Deddy yang merintis usaha bed cover dan perlengkapan sejenisnya di Jogja. Hingga berani mengundurkan diri sebagai seorang karyawan bank swasta ternama di Jogja.

Nah, untuk road show di Jogja kali ini, Tokopedia juga berbagi waktu dan kesempatan untuk galang aksi sosial. Bertempat di Pusat Rehabilitasi Yakkum Pakem Sleman dengan mendonasikan beberapa alat produksi dan operasional. Serta tak ketinggalan dengan memberikan pelatihan praktis bagaimana caranya untuk memasarkan produk-produknya secara onlen. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh perwakilannya saat menyampaikan testimoni di acara road show kali ini. Suasana tiba-tiba menjadi senyap saat dengan penuh keharuan, salah satu wakil dari para difabel menyampaikan ucapan terima kasihnya.

Sukses kehadiran peserta yang ribuan, semoga menjadi sukses untuk Tokopedia juga. Acara ini juga didukung oleh beberapa branding terkemuka juga yaitu JNE, Smartfren dan Bank Mandiri. Semoga kisah inspiratif dari para nara sumber juga mampu untuk menginspirasi kita semua. Bahwa kesuksesan tak akan diraih dengan mudah. Jatuh bangun adalah proses yang biasa dalam meniti kesuksesan tersebut. Nikmati pekerjaan, cintai pekerjaan, dan bekerjalah dengan cinta akan menjaga etos tersebut. Jangan lupa juga untuk selalu berbagi. Agar hasil kerja kita menjadi berkah juga untuk semua orang.

Dua jempol untuk Tokopedia.

CSnoaUbUcAAXydi

.

[NB: Foto-foto koleksi pribadi]

Iklan

2 thoughts on “‘Konser’ Tokopedia Memecah Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s