Pak Polisi, Oh Pak Polisi


Babak baru yang lebih seru “Buaya vs Biawak”, tes urine yang sama di tangan Polda Metro dan Polres Jaksel hasilnya bisa beda hahaha ada apa? #jangansensi

Capture gambar status Kang Pepih. (Dok. pribadi)
Capture gambar status Kang Pepih. (Dok. pribadi)

Membaca status pagi Kang Pepih Nugraha kali ini, jadi senyum dan ngelus dada. Lagi-lagi…lagi-lagi… Nyesek deh perasaan. Belum habis kasus yang di atas sono. Noh yang di atas. Yang di bawah sudah bikin ulah (lagi). Terus yang model seperi apa mesti terus dipelihara? Berawal dari kasus tabrakan beruntun yang menyebabkan 4 jiwa melayang. Si penabrak yang ‘katanya’ lagi sedang tidak stabil akibat minum ‘jamu’. Namanya LSD ‘katanya’ (lagi). Lalu dengan gegap gempita, kepolisian mengumumkan bahwa si penabrak mengkonsumsi LSD. Entahlah (jika benar), kenapa saat itu sang penabrak kok tidak dites narkoba lebih dulu? Penabrak ini adalah anak seorang juragan properti. Yang jelas, properti jualannya mungkin bukan yang tipe 21-an. Sudah sejak junior high school, ciee.. nginggris sodara, dia sekolah di amrik. Kemudian, bla bla bla… Cek saja sendiri seputar dia. Nah, tiba-tiba saja muncul berita yang buat heboh. Monggo baca yang ini. Berita yang sebenarnya sudah senyap, tiba-tiba menjadi hiruk-pikuk kembali. Atau malah pembuat beritanya yang sebenarnya yang membuat setingan? Entahlah. Yang jelas, dunia sosmed kembali meriah dengan kasus si ‘anak roti’ ini.

Yang tak habis pikir sayanya sebagai blogger, masak tersangka bisa ‘menipu’ polisi? Membuat alibi dimana alibinya dulu langsung dipercaya polisi. Sebodoh itu kah polisi dibodohi? Ini asli dibodohi, berlagak bodoh, atau memang benar-benar bodoh? Bodoh, ah!

Ini asli curhat. Silahkan diartikan sesuai bakat dan kemampuan masing-masing. Anda boleh setuju atau tidak. Wong namanya juga curhat. Daripada di pendam di dada. Kan lebih enak ditulis. Biar tidak jadi kadas. Ehg…. NB: Pepih Nugraha adalah Pimred Kompasiana dot com. [Artikel ke-tiga Pekan Ke-empat #LBI2015 Tema Bebas.]

Iklan

12 thoughts on “Pak Polisi, Oh Pak Polisi

  1. Ahh polisi indo mentalnya masih ada yg segitu. Saya kok jd membandingkan dgn polisi hk ya. Mereka dpt laporan lgs bertindak. Dan tentu dgn dedikasi yg tdk bisa dibeli spt di indo, spt kasus erwiana. Hari ini ada laporan besuknya terdakwa udah bisa ditangkap krn sudah lgs masuk daftar cekal. Lgs membentuk tim khusus dikirim ke indo. Ehhh kok jd ikut curhat saya. :-D. Semoga nyambung curhat saya.

      1. Hhhhh iya ya…. 😀 tp polisi hk sini benar2 menghargai sebuah kasus dan sigap untuk segera menyelesaikannya, walaupun mereka bkn warga negara hk. Ahhh sudahlah, inilah Indonesia, tanah air beta. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s