Humor Tersangka Korupsi


Hidup untuk uang. (koleksi Collective Evolution)
Hidup untuk uang. (koleksi Collective Evolution)

Pagi ini dengar obrolan 2 orang pengasong di salah satu warkop yang berjejer di pinggir Danau Bedugul. Sebut saja nama mereka Dedet (Det) dan Tik (Sutik). Dua orang sohib yang merantau ke Bali dari Jawa. Suasana sepi, karena wisatawan lagi sepi. Ditambah hujan rintik-rintik sejak Shubuh tadi membuat obrolan menjadi nyaman. Det: Wah, bagaimana ini? Kisruh! Tik: Kisruh opone (apanya), Det? Det: Itu, KPK buat kisruh saja. Tik: Lha, kok bisa buat kisruh itu kepiye jal? Det: Itu, calon Kapolri yang diusulkan presiden lha kok malah dijadikan tersangka. Arepe (mau) dibui. Apa tidak nggarai (menyebabkan) kisruh itu namanya? Tik: Iya ta? Saya kok baru dengar sih? Det: Wah, kamu ini. Mbok yao, pinjam koran Dik Marsih itu. Baca di halaman paling depan. Tuh, ada gambarnya calon Kapolri yang gede banget. Tik: Lha, kok bisa? Det: Kok bisa, kok bisa. Ya bisa saja. KPK kan tugasnya nangkepi orang yang korupsi. Dia itu dituduh punya rekening gendut hasil korupsi. Tik: Rekening gendut? Det: Rekening gendut itu maksute ya duitnya sundul langit gitu. Tik: Ohhh…. Det: Pasti ini kerjaan orang-orang yang gak seneng sama presiden. Tik. Gak seneng kepiye maneh (bagaimana lagi)? Det: Ya itu. Seolah-olah presiden salah pilih orang. Padahal presiden itu kan pasti gak akan ngawur kalo pilih orang. Apalagi mau dijadikan Kapolri. Tik: Bener-bener… Det: Bener apanya, Tik. Tik: Ya bener presidene to, Det.

Det: Maksudku juga begitu. Mungkin saja dulu dia memang korupsi. Tapi dengan ditunjuk menjadi Kapolri, siapa tahu dia bisa menjadi lebih baik.

Tik. Ho’oh. Det: Presiden kan mencalonkan itu berdasarkan azas praduga tak bersalah. Gitu kata para anggota dewan dari partainya.

Tik: Ya, wis. Ditunggu saja kelanjutannya. Wong di Indonesia ini apapun bisa direkayasa kok. Kok cuma kasus korupsi. Pesawat saja bisa dihilangkan sama Dedi Korbuzer. Ya nggak?

Lalu kedua sahabat itu pun melanjutkan acara nyruput kopinya. Sambil tetap berharap, dagangannya laku siang nanti. Meski wisatawan tak terlalu ramai.

Iklan

5 thoughts on “Humor Tersangka Korupsi

      1. Tetapi sekarang mereka para pemimpin negeri ini lebih menganggap menegakkan keadilan adalah bagian dari politik yang dibuat mainan. So, kita lihat peran protagonis atau antagonis yg mereka mainkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s