Masih Setia


Prompt 57

Sudah hampir 30 menit aku berdiri di sini. Berharap ada keajaiban lagi seperti yang pernah aku rasakan 20 tahun yang lalu. Mematahkan sebuah pepatah ‘pungguk merindukan bulan’. Sebab bulan itu ternyata benar-benar jatuh ke pelukanku.

“Mas Aris ya?” setengah tak percaya Pak Pono memandangiku. Matanya mengarah dari ujung kaki hingga kepalaku. Seolah penyidik yang lagi menginterogasi buruannya. Aku pun tersenyum.

“Kenapa, pak? Ada yang aneh?” aku mencoba menggoda beliau.

“Ha….ha…ha….benar rupanya tebakanku. Kamu Aris. Wajahmu tak pernah berubah. Kamu sudah tak kerempeng lagi,” dengan wajah gembira beliau segera mendekatiku.

Akupun menyambar tangan beliau. Aku cium tangannya, sebagaimana kebiasanku dulu. Beliau lah satu-satunya guru yang aku cium tangannya. Lalu kami pun segera berbaku peluk. kami memang begitu akrab. Cara mengajar dan membimbing kami, seolah-olah beliau memang tahu apa yang kami rasakan.

“Tadi saya sudah ke rumah. Tapi kata ibu, njenengan masih di sekolah.”

“Lalu kamu tahu juga kan? Bahwa saya tak akan pernah tinggalkan sebelum pukul 16.00. Saya masih tetap seperti dulu, Ris,” ada titik rindu kami lihat dari sorot matanya.

“Maaf, pak. Saya tak pernah memberi kabar lagi selama 20 tahun ini.”

“Sudahlah, nggak usah dipikir. Kamu datang dalam kondisi yang baik saja, itu sudah menggembirakanku. Kamu jadi dengan Sashi bukan?” ups…tiba-tiba saja pertanyaan itu menyeruak.

“Ehm…tidak pak. Saya masih lajang. Kami putus komunikasi dia meneruskan kuliah di Leicester,” aku coba menahan gelegak emosi saat itu. Aku tak ingin terlihat lemah hati di depan beliau.

“Nah, saya tahu sekarang. Mau sore ini pertemuannya?”

“Ah, Pak Pono, njenengan tahu saja,” aku tersipu malu.

“Sudahlah, sana pergi. Saya tunggu nanti ya,” sambil mengusap kepalaku beliau beranjak pergi.

Kemudian segera aku pergi ke arah koridor itu. Saksi atas ikrar kami 20 tahun yang lalu. Bahwa apa pun yang terjadi, kami akan kembali bertemu di sini. Meski saat ini, masih saja aku menunggumu…

[Artikel Monday Flash Fiction Prompt #57.]

Iklan

10 thoughts on “Masih Setia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s