BNI Simponi Harapan Masa Tuaku


Cover Buku BNI Simponi.
Cover Buku BNI Simponi.

Semua mahluk hidup pastilah akan beranjak tua. Demikian juga dengan manusia. Tak ada satu kekuatan pun yang bisa menahan proses penuaan itu. Oleh karena itu, ikhtiyar kita untuk menyiapkan diri menghadapi masa tua itu mutlak diperlukan. Lalu pertanyaannya, mulai kapan kita mengusahakan menyiapkan masa tua kita yang baik?

Setiap orang pasti punya pilihan. Baik atau buruk pilihan yang dibuat tentu berdasarkan rasionalitas dalam menghadapi masa tuanya. Ada  yang berpendapat, dengan bekerja keras sejak muda, tentu masa tua akan hidup nyaman dengan sendirinya. Ada juga yang berpendapat, jalani saja hidup seperti air mengalir, Tuhan pasti akan memberi jatah sesuai dengan wadahnya. Itu adalah dua pilihan yang umum kita jumpai dalam budaya berpikir masyarakat kita.

Seiring dengan kemajuan zaman, menurut hemat saya, merupakan dua pendapat yang spekulatif. Kita tak lagi bisa berspekulasi dengan masa depan kita. Sebab menata hidup dengan cerdas dan cermat, akhirnya menjadi pilihan pintar untuk ‘menyiapkan’ masa depan kita. Pemikiran pintar seperti ini mampu ditangkap oleh PT. Bank Negara Indonesia (BNI) dengan menyiapkan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) atau biasa disebut dengan BNI Simponi.

Memilih BNI Simponi untuk Program Pensiun

Tak salah kampus kami jika akhirnya memilih BNI Simponi untuk menyiapkan masa pensiun karyawannya. Mulai dari pimpinan, staf, dosen dan karyawan, semuanya diikutsertakan pada program ini. Bukan perjalanan yang pendek, sebab kami sudah mengikutsertakan BNI Simponi terhitung sejak Juni 2004. Hampir 10 tahun berpartisipasi dalam program ini, saya secara pribadi sudah memperoleh manfaatnya.

Buku BNI Simponi saya.
Buku BNI Simponi saya.

Penghasilan saya yang tidak terlalu besar sangat cocok dengan pilihan cerdas pihak manajemen untuk menyertakan dalam BNI Simponi. Cukup dengan menyetor iuran awal sejumlah Rp. 150.000,- (pada tahun 2004) dan iuaran Rp. 50.000,- per bulan, terasa tidak begitu mengganggu pengeluaran kami. Untuk diketahui, saat ini iuran awal yang diwajibkan adalah Rp. 250.000,-. Adapun untuk iuran bulanan minimal Rp. 50.000,-.

Iuran pertama saya di bula Juni 2004.
Iuran pertama saya di bula Juni 2004.

BNI juga menjadi pilihan bank mitra kampus kami, Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto untuk mempercayakan payroll-nya. Sehingga iuran rutin secara otomatis terpotong tiap bulan dari gaji kami yang dibayarkan lewat BNI.

Ikut BNI Simponi Itu Mudah

BNI Simponi bisa diikuti oleh siapa saja, dengan latar belakang pekerjaan apa saja dan tingkat penghasilan berapapun. Proses pendaftarannya sangat mudah. Cukup mendatangi kantor Cabang BNI setempat dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. Sedangkan untuk perusahaan, badan, lembaga atau kumpulan lainnya, cukup dengan menghubungi Cabang BNI setempat. Petugas/karyawan Cabang BNI akan ‘jemput bola’ sekaligus akan memberikan penjelasan yang cukup rinci tentang segala aspek BNI Simponi.

Hal itu menjadi pengalaman kami saat pertama kali membuka rekening BNI Simponi. Kami tidak perlu bersusah payah untuk mendatangi kantor Cabang BNI Mojokerto. Sebab petugas datang langsung ke kampus kami. Demikian juga saat kami membutuhkan untuk proses print-out buku tabungan. Cukup diwakilkan kepada Bagian Keuangan untuk mencetak transaksi buku BNI Simponi kami.

Sementara untuk alternatif lainnya dapat juga dengan setoran tunai. Juga dapat dilayani melalui autodebet rekening BNI, melalui ATM BNI, BNI Baking, BNI Phone Banking atau transfer antar bank. Itu semua untuk memudahkan nasabah dalam menyetorkan iuran bulanannya.

BNI Simponi Memiliki Nilai Lebih

Satu nilai lebih yang telah saya rasakan manfaat langsung yaitu, saya pernah menarik uang tunai sebesar 10% dari akumulasi iuran. Meskipun dari pihak BNI sudah menawarkan untuk mengambil pinjaman pribadi. Saya lakukan hal tersebut pada tahun 2009 dimana usia kepesertaan saya sudah lebih dari 2 tahun.

Tarik tunai 10% dari jumlah uang iuran.
Tarik tunai 10% dari jumlah uang iuran.

Sedangkan nilai lebih yang lain tentu sangatlah banyak, sebagaimana dapat dilihat pada tabel ini. Untuk mengetahui berapa besar keuntungan tunai atau investasi pada pilihan masa/umur pensiun, calon atau nasabah dapat melihat dalam simulasi berikut. Calon nasabah juga dapat mengisi formulir yang dapat diunduh di sini, sekaligus dapat mempelajari secara singkat tentang apa dan bagaimana BNI Simponi itu memberikan manfaat kepada kita.

Jangan Tunda Lagi

Setelah secara singkat saya berbagi pengalaman sebagai nasabah BNI Simponi serta keuntungan yang telah saya rasakan, masihkah anda tidak tertarik? Ingat, usia kita tak mau kompromi. Tua itu pasti. Masa muda saatnya anda memilih. Ambil kesempatan, raih harapan, tetap nikmati masa muda di hari tua anda dengan BNI Simponi. Jangan lupa juga, BNI memberi lebih.

Jika saya bisa, mengapa anda tidak?

Anda pun bisa...!
Anda pun bisa…!

[Artikel ini diikutsertakan dalam (http://bit.ly/BNI_SimponiBNI Simponi Blogging Competition.]

Iklan

4 thoughts on “BNI Simponi Harapan Masa Tuaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s