Sehari Tanpa Gadget: Biasa Saja Sih


Foto koleksi didno76 dot com.
Foto koleksi didno76 dot com.

Sungguh menarik khayalannya mbak IyHa. Membayangkan kalau seharian tidak menggunakan gadget. Apa mungkin bisa demikian? Trus mungkin ada yang bertanya, gadget itu apaan sih? Penasaran kan? Ok, mari kita simak pengalaman saya melalui hari-hari tanpa gagdet.

Untuk memudahkan pengertian gadget, gampangnya dalam pengertian umum dianggap sebagai suatu perangkat elektronik yang memiliki fungsi khusus pada setiap perangkatnya. Contohnya: komputer/laptop, handphone/smartphone, game konsole, dan alat komunikasi elektronik sejenisnya. 

Seberapakah pentingkah bagi saya? Tentu jawabnya adalah sangat penting. Sebab pekerjaan saya sebagai pembantu editor dan penulis lepas tentu sangat bergantung dengan peralatan tersebut. Namun sebab alasan tertentu, saya terpaksa harus menjauhkan dari peralatan itu semua untuk beberapa hari.

Ceritanya terjadi sekitar bulan Mei 2013 yang lalu. Ketika saya mengalami sakit, terpaksa saya harus terapi non-medis ke suatu ma’had (pondok pesantren). Kebetulan ma’had tersebut memang sudah menjadi ‘langganan’ pasien-pasien yang mengalami sakit berat (stadium akhir). Dimana penanganan medis seringkali mentok untuk memberikan ‘harapan sembuh’.

Untuk yang ini, insyaalloh saya bukan termasuk golongan pasien yang stadium lanjut atau akhir itu lho. Saya di ma’had tersebut semata-mata mencoba untuk lebih dekat kepada Sang Maha pencipta. Sebab saat sakit seperti inilah kita merasakan bahwa Alloh begitu dekat. Sekaligus kembali merefresh otak dan hati dengan mempelajari kitab-kitab salaf yang seringkali terlupakan akibat kesibukan duniawi yang melenakan.

Alhamdulillah, sekitar 10 hari saya berada di tempat yang sangat tenang dan damai tersebut. Tak ada gangguan berarti, sebab isteriku juga sudah sangat paham dengan terapi yang biasa saya lakukan. Bahkan kalau saya sedang lelah berat kemudian pemeriksaan laboratorium menyatakan cardio megalie (bengkak jantung) saya kambuh, malah dia yang sering menanyakan mau terapi atau tidak.

Foto koleksi pribadi.
Foto koleksi pribadi.

Ada satu yang sangat istimewa di tempat tersebut yaitu dilarangnya segala jenis alat komunikasi atau gagdet dalam kegiatan sehari-hari. Para santri, santri kalong, maupun pasien (orang yang sedang menajalani terapi pemulihan kesehatan) dilarang menggunakan berbagai gadget selama 24 jam penuh. Perangkat tersebut hanya digunakan di kantor pengurus dan oleh para asatidz serta tenaga khusus saja.

Hal itu sangat bermanfaat sekali untuk mendukung suasana belajar yang kondusif. Terutama bagi para santri yang semuanya wajib untuk menghafalkan Al-Quran. Suasana  kondusif itu pula yang mungkin menunjang pulihnya beberapa pasien yang mempunyai sakit berat. Dimana keberadaannya tidak hanya sepuluh hari seperti saya. Ada bahkan yang sampai satu tahun penuh.

Di hari pertama untuk menanggalkan seluruh gadget itu tentulah bukan pekerjaan yang mudah. Namun karena niat yang kuat, memasuki hari ke-dua sampai hari terakhir, semua berlangsung normal. Biasa-biasa saja. Sebab tiap ba’da (selasai) Maghrib dan Shubuh saya harus muroja’ah (mengulang) hafalan maupun pelajaran yang saya dapatkan pada hari itu.

Rasa sakit fisik dengan sendirinya berangsur hilang, sebab konsentrasi lebih banyak pada pelajaran. Suasana ini yang membuat saya dan beberapa teman yang saya rekomendasikan merasa mendapat semangat baru setelah menyelesaikan program terapi.

Jadi, ketika ada yang membayangkan sehari hidup tanpa gadget, maka bagiku itu terasa biasa saja. Toh tanpa gadget pun insyaalloh kita tetap dapat hidup. Artinya, bagi yang pekerjaan pokoknya menggunakan gadget, ada baiknya anda refeshing barang sehari atau dua hari tanpa menggunakan gadget. Dunia pasti akan pasti terasa lebih indah.

Anda berani?

[“Tulisan ini ikutan GA keren Sehari Tanpa Gadget di blog Keajaiban Senyuman lhooooo”] :) :P

Iklan

4 thoughts on “Sehari Tanpa Gadget: Biasa Saja Sih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s