Kopdar Bersama Gubjend Blog Champ


Lamongan, 18/11, pukul 09.24 Wib. Dapat inbox dari Pakdhe Cholik:  Alo mas, nanti kita ketemu di Rumah Makan Bu Cokro, Jl. Darmahusada no. 190 Surabaya . Sekitar jam 12.00 ya mas. Fakultas Kedokteran ke timur sampai notog, lalu memutar balik arah. Nggak jauh dari U turn itu, dikira jalan..

Mak dheggg… Haduw, kaget. Alhamdulillah, nggak sampai buat cardio megalie saya kambuh. Hi…hi…hi…

Lalu dengan sigap aku segera cari HP. Ternyata ada sms masuk juga dari beliau. Mateng aku…! Demikian perasaan rasanya gak karu-karuan. Membayangkan perjalanan Babat-Lamongan-Gresik-Surabaya (timur) dengan waktu 2 jam. Hari Senin di siang bolong. Tentu bagi para traveller yang biasa gunakan jalur itu pasti sudah bisa bayangkan. Betapa crowded jalur itu di waktu yang saya sebutkan tadi.

Bismillah, dengan kegopohan tingkat tinggi, akhirnya naik sepeda motor adalah cara yang bijak. Jarak 80-an kilometer plus macet parah insyaalloh dapat saya libas cukup dengan 2 jam. Sementara menurut prediksi Pakdhe Cholik (setelah ha ha hi hi pas saya datang), Babat itu ya masuk Lamongan kota. 1 jam saja mungkin sudah sampai. Dalam hati saya menjawab,”Ya Pakdhe, kalau tidak ada kendaraan lainnya di jalan raya.”

Singkat cerita, dengan perasaan yang hip hip hura, sampai juga saya di RM Bu Cokro, Jl. Dharmahusada (Prof. Dr. Moestopo), meski sempat putar-puter sebab sempat bingung (jambor) dengan RM Bu Tjitro. Tepat pukul 12.20 Wib, saya bisa bersalaman dengan Pakdhe Cholik, Kang Yayat dan just say salam dengan Mbak Yuniari Nukti.

Ternyata figur Pakdhe sangat pas dengan gambaran saya. Sambil dalam hati saya bergumam,”Untunglah, saya bisa hadir sesuai rencana. Meski agak terlambat yang bukan sengaja saya rencanakan.”

Saya bayangkan jika saya cancel kopdar siang itu, betapa malunya saya. Tapi semua itu ada hikmahnya juga. Dapat secepatnya bertatap muka dengan sang Gubernur Jenderal (beneran lho) Blog Champ. Sesosok pria yang gagah, dengan suara berat dan tawa renyahnya (mirip krupuk rambak kalau digigit), menyambut hangat sahabat barunya ini.

Satu lagi kejutan, tiba-tiba saya disodori amplop coklat kecil yang langsung saya lihat isinya. Wow…. buku Blog Mini penghasilan Maksimal, buku best seller beliau. Buku yang rencananya akan saya beli di TB Uranus.

pakdhe 1

Secepat kilat, llhhaaap! Saya keluarkan senjata pamungkas, berupa sebilah spidol yang langsung saya sodorkan ke Pakdhe. Maka herek-herek, jadilah tanda tangan sang penulis nempel di buku sakti itu. Ho…ho…ho…rasa tegang, lelah dan ngos-ngosan terbayar sudah. Perjalanan Babat-Surabaya seperti dimudahkan oleh Alloh Ta’ala demi silaturrahim ini. Teringat saat motor mungil (pinjaman) itu meliuk-liuk diantaranya padatnya jalan raya.

Maka ceritapun mengalir deras. Silih berganti melempar rangkaian kata. Asyik. Satu kata itu yang dapat saya gambarkan. Apalagi suguhan makan siang pelengkap kopdar mini itu juga telah disiapkan beliau sesuai permintaan kami. Mbak Yuni, yang sebelumnya sempat sekali bertemu. Kang Yayat yang biasa baca komen atau statusnya di dumay. Serta Pakdhe Cholik sebagai seorang konduktor dalam sebuah orkestra kopdar mini ini.

pakdhe 2Beberapa menit setelah sasaran makan siang siap, dilangsungkanlah penyerbuan itu. Babak belur, luluh lantak. Hanya sisakan wadah yang tak lagi bertuan. Sambil sesekali kita saling melempar joke segar. Makan siang terasa begitu nyaman. Sebab saya sendiri tidak dapat taste-nya. Taste tertutup dengan kesan yang luar biasa. Subhanalloh, betapa indahnya silaturrahim.

Njur saya berpikir liar, membayangkan jika ada 100 pangsiunan jenderal yang model Pakdhe Cholik ini, betapa indahnya Indonesia. Rasa among roso dan among asih, asah dan asuhnya ini, membuat saya seolah-olah sudah kenal bertahun-tahun.

pakdhe 3Namun sayang sejuta sayang. Pertemuan yang gayeng ini akhirnya akhirnyaa di kartu kuning oleh wasit. Lho… memangnya tanding bola? Hi…hi…hi… itu tu, ternyata warungnya tutup sampai pukul 14.00 Wib. Mirip-mirip jam shift kantor (aseli saya baru tahu sekarang seumur-umur yang sudah 17 tahun ini). Gak kayak Warung Blogger yang buka 24 jam. Ha…ha…haii…

Maka dengan setengah ngedumel saya minta, mas wasit itu untuk mensontrek kami berempat. Yah, kopdar mini untuk sementara harus dihentikan. Tentu harapan saya sih, semoga nanti dapat lanjut di lain waktu dan tempat yang lebih enjoy.

Menurut Pakdhe Cholik sih, nanti akan buat kopdar Blog Champ di Yogya bagi yang berminat. Tentu saja saya jelas berminat. Mencari warung yang nggak perlu diobrak karena akan ditutup. Semoga semua diberikan kesehatan dan kesempatan. Sehingga dapat bersua lagi di Yogya. Ikut menyemarakkan #BN2013.

Iklan

24 thoughts on “Kopdar Bersama Gubjend Blog Champ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s